Triman

Berita

Berita

Berita

Berita

Apa itu Laktasif / Penchar, Gejala, Perawatan, dan Pencegahan Sembelit

Wednesday, 06 March 2019

Apa itu Laktasif / Penchar, Gejala, Perawatan, dan Pencegahan Sembelit

MENGENAL LAKSATIF/PENCAHAR

Laksatif atau pencahar adalah makanan atau obat-obatan yang diminum untuk membantu mengatasi sembelit dengan membuat kotoran bergerak dengan mudah di usus. Dalam operasi pembedahan, obat ini juga diberikan kepada pasien untuk membersihkan usus sebelum operasi dilakukan. Laksatif merupakan obat bebas. obat yang biasanya digunakan untuk mengatasi konstipasi atau sembelit. Biasanya obat ini hanya digunakan saat mengalami konstipasi atau sembelit saja karena mempunyai efek samping.

KELOMPOK PENCAHAR :

  • Pencahar pembentuk tinja (bulk laxative) Pencahar jenis ini umum beredar di pasaran, baik yang berasal dari serat alamiah seperti psyllium ataupun serat buatan sepertu metil selullosa. Keduanya sama efektif dalam meningkatkan volume tinja. Obat ini cukup aman digunakan dalam waktu yang lama tetapi memerlukan asupan cairan yang cukup.
  • Pelembut tinja/feses Obat jenis ini dipakai oleh usia lanjut sebagai sebagai pelembut feses. Obat ini mempunyai efek sebagai surfaktan yang menurunkan tegangan permukaan feses, sehingga dapat meresap dan feses jadi lembek.
  • Pencahar stimulan/perangsang Contoh golongan ini adalah senna, bisacordil. Senna aman dipakai untuk usia lanjut.Efek obat ini menstimulasi dan meningkatkan peristaltik atau gerakan usus.
  • Pencahar hiperosmoler (osmotic laxative) Mempunyai efek menahan cairan dalan usus dan mengatur distribusi cairan dalam tinja. Jenis ini mempunyai cara kerja seperti spon sehingga tinja mudah melewati usus. Jenis golongan ini seperti laktulosa dan sorbitol.
  • Enema Enema dimaksudkan untuk merangsang terjadinya evakuasi tinja sehingga bisa keluar. Pemberian ini harus hati – hati pada usia lanjut karena sering mengakibatkan efek samping.

GEJALA :

Berikut dibawah ini adalah tanda-tanda umum yang dapat muncul ketika anda mengalami konstipasi :

  • Jarang buang air besar, atau kurang dari sekali sehari
  • Sulit buang air besar
  • Kram otot perut
  • Perut terasa berat
  • Sering buang gas atau kentut
  • Lidah berlendir
  • Sakit kepala
  • Kehilangan nafsu makan
  • Sakit pada paha atau betis
  • Hipertensi atau tekanan darah tinggi
  • Mual
  • Vertigo
  • Jantung berbebar-debar atau palpitasi
  • Kantuk

PENYEBAB SEMBELIT :

Penyebab-penyebab utama sembelit antara lain:

  • Pola makan yang buruk, kurangnya makanan berserat, serta terlalu banyak makan makanan yang sulit dicerna
  • Kebiasaan buruk seperti minum minuman keras atau alkohol, merokok, dan kebiasaan tidur tidak teratur
  • Buang air besar tidak teratur
  • Kebiasaan menggunakan obat pencahar
  • Gangguan hormon
  • Terlalu banyak menggunakan obat penghilang rasa sakitPenggunaan antidepresan

PENCEGAHAN :

  • Jangan mengabaikan atau menahan keinginan anda untuk buang air besar.
  • Makanlah lebih banyak makanan berserat seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.
  • Minumlah cukup banyak air, kira-kira 8 gelas setiap hari.
  • Jangan mengkonsumsi obat pencahar (laksatif) terlalu sering. Penggunaan laksatif secara berlebihan bisa
  • merusak tinja dan bisa membuat konstipasi yang terjadi bertambah parah.
  • Sering berolahraga atau beraktifitas.
  • Batasi makanan yang tinggi lemak dan gula (seperti makanan yang manis-manis, keju, dan makanan olahan).
  • Makanan-makanan tersebut dapat menimbulkan konstipasi.