KALSIUM ASKORBAT Kalsium askorbat adalah bentuk vitamin C yang digunakan untuk mencegah atau mengobati kadar vitamin C yang rendah pada orang yang tidak mendapatkan cukup vitamin dari makanannya. Komposisi kalsium askorbat yang ada di dalam Vitamin C menyebabkan tingkat keasamannya mendekati netral dibandingkan Asam Askorbat. Jenis mineral askorbat direkomendasikan untuk penderita masalah gastrointestinal (sakit perut atau diare) dengan kadar asam askorbat biasa. Vitamin C berperan penting dalam tubuh. Dibutuhkan untuk menjaga kesehatan kulit, tulang rawan, gigi, tulang, dan pembuluh darah. Vitamin C juga digunakan untuk melindungi sel-sel tubuh Anda dari kerusakan dan dikenal sebagai antioksidan. Kadar vitamin C yang rendah dapat menyebabkan kondisi yang disebut penyakit kudis. Penyakit kudis dapat menyebabkan gejala seperti ruam, kelemahan otot, nyeri sendi, kelelahan, atau gigi tanggal. KALSIUM ATAU ZAT KAPUR Kalsium atau Zat Kapur adalah mineral yang sangat penting dalam kontraksi otot, aktivasi oosit, pembentukan tulang dan gigi yang kuat, pembekuan darah, impuls saraf, transmisi, pengaturan detak jantung dan keseimbangan cairan di dalam sel. Persyaratan terbesar adalah selama masa pertumbuhan seperti masa kanak-kanak, selama kehamilan, saat menyusui. Kekurangan kalsium dalam jangka panjang dapat menyebabkan oestoporosis di mana kerusakan tulang dan peningkatan patah tulang. Makan makanan yang seimbang dapat memberikan semua nutrisi yang diperlukan dan membantu mencegah kekurangan kalsium. KANDUNGAN DAN KEBUTUHAN HARIAN Kalsium askorbat umumnya menyediakan 90-110 mg kalsium (890-910 mg asam askorbat) per 1.000 mg kalsium askorbat. Kalsium dalam jumlah ini diperkirakan cukup terserap dengan baik. Asupan kalsium makanan yang direkomendasikan untuk orang dewasa adalah 1.000 hingga 1.200 mg / hari. Asupan kalsium total tidak boleh melebihi UL, yaitu 2.500 mg / hari untuk dewasa usia 19-50 tahun dan 2.000 mg / hari untuk orang dewasa di atas 50 tahun.